darah kami untuk-Mu
kami mendekam dalam tahanan
dingin dan lembab
di balik jeruji besi
orang-orang bicara tentang kami
kami teroris?
rasanya semua orang tahu
pencari kebenaran selalu dicibir
teroriskah kami?
hanya mereka yang membenci kebenaran
tega melukai kami
kami terluka dengan seribu tusukan
sayang kami belum setara dengan Bilal
darah kami mengucur deras
sayang kami belum sebanding Amr bin Yasir
tapi setidaknya..
kami meniru jejak Bilal dan Amr bin Yasir
ibu, ayah, istriku, dan anak-anakku
kami bukanlah aib
kami bukanlah pembuat onar
kami pun bukan peneror
kami adalah pejuang kebenaran
sayangnya..
logika mereka berbanding terbalik dengan kami
Ya Allah, kami rela darah ini mengalir deras
hanya untuk-Mu semata
kami ikhlas demi untuk-Mu
saudara-saudaraku
hanya doa dan dukungan semangat
yang kami minta
19-09-2003