maaf…

2007 Juli 5
by astarisekarayu

saat matamu tajam bagai sang elang
membuat detak jantungku berhenti
pias wajah ini
gagap mulut ini
aku diam membisu
aku berdiri antara langit dan bumi
tapi…
masih ada sebutir maaf untukmu

saat kata-katamu seperti pisau
tajam merobek nyawaku
aku diam terpaku
kerongkongan terasa perih, pedih
hanya air mata yang bicara
atas luka yang kuderita
atas serpihan hati yang terluka
tapi…
aku masih menyimpan setetes maaf untukmu

sebab…
sejujurnyalah aku cinta padamu
sejujurnyalah aku sayang padamu
sejujurnyalah kita adalah satu
sejujurnyalah kita ingin tetap bersama
sepantasnya….
kita memang bersaudara

19-11-02

8 Tanggapan leave one →
  1. 2007 Juli 8
    Joyo permalink

    bebaskan saja :)

  2. 2007 Juli 9
    osolihin permalink

    Hmm… lumayan bagus deh. :-) teruslah berkarya ya!

  3. 2007 Agustus 24
    EREZTE permalink

    hai

    Tuhan tau aku sayang kamu
    Tuhan tau aku rindu kamu
    Tuhan tau aku benci kamu

    dan Tuhan tau kalau aku saudaramu dalam seiman…
    it’s so sweet….Gbu

  4. 2007 November 6
    wank permalink

    suara hati belum habis sampai termakan tanah, perasa adalah keabadian lalu,saat ini dan nanti, kejujuran adalan kebeningan nurani yang sejujur-jujurnya, percintaan adalah melambungnya doa2 setinggi-tingginya menembus langit, bulan, dan bintang, bila kau lontarkan dengan keikhlasan dan kejujuran.

  5. 2008 Agustus 18

    Zttt…, istirahat sejenak. Rasakan “pencerahan” dari buku terbitan kami, MUSLIMONOT dan PASTI ADA JALAN. Silakan mampir!

  6. 2008 Agustus 18

    Muslimonot, Yup!

  7. 2009 Januari 20
    irfan permalink

    hati yg terluka bisa kembali pulih
    dgn memaafkan & ikhlas melupakan
    krn semuanya milik Allah
    we are no body, inna lillah

  8. 2009 Mei 29
    nia permalink

    bisakah aku memaafkanmu
    Suamiku…

Tinggalkan Balasan

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS