siapa yang merindukanmu?
2007 Juli 5
wajahmu pucat, pakaianmu lusuh
kakimu bernanah, bau busuk
rambutmu bagai ijuk, gimbal
menyeruak aroma amis dari lukamu
hidupmu hanya sekadar tumbuh
berjalan gontai menyusuri nasibmu
siapa pun tak peduli kamu
entah siapa yang merindukanmu?
aku hanyalah orang bodoh
yang hanya bisa menyaksikan penderitaanmu
tanpa setitik upaya
kejamnya aku…
tapi… siapa yang lebih kejam dariku?
nun jauh di sana…
pemimpinmu dimabuk kemenangan
hingga tega melupakan orang-orang sepertimu
atau mungkin…
orang macam kamu tak pantas untuk dihargai
bahkan sekadar untuk merindukannya
23-10-02